Postingan

Senyuman Wanita Misterius

Ketika memandang matahari terbit dari ufuk Serasa jiwa ini bangun dan terbentuk Angin sepoi-sepoi yang diam-diam ikut memeluk Anak-anak burung yang mulai berkicau mencari sang induk Pagi yang cerah untuk memulai kehidupan Sehela nafas yang menjadi awal kebahagiaan Daun-daun gugur beterbangan Yang menjadikan wajah itu penuh senyuman Tak banyak ku dapati senyuman seindah itu Bak matahari dan fajar yang segera bertemu Seperti bunga matahari yang mekar menuju sinar itu Terlihat luar biasa ketika memandang wajah cantik itu Akankah aku di surga? Ataukah masih di dunia semata? Seketika hati ini terpesona Melihat senyuman dari wanita yang entah siapa dia

Pertemuan Atau Perpisahan?

Terkadang fajar lebih indah daripada senja Memancarkan cahaya untuk memulai awal terangnya dunia Setelah gelap malam menemani kematian sementara Hingga hari esok itu tiba Ibarat awal pertemuan di satu waktu Keindahan tercipta pada saat itu Kebahagiaan terpancar di wajah cantik itu Hingga waktu berjalan beriringan bersamamu Akankah senja meredupkan cahaya fajar? Hingga tak ada lagi cahaya yang bersinar Ketika mentari di tenggelamkan ke dasar Dan menunggu rembulan keluar Akankah senja seperti perpisahan? Yang mungkin akan meninggalkan luka dan sedikit kenangan Seperti bayangan malam yang dihiasi cahaya bintang dan rembulan Yang hanya dapat ditatap sembari berangan Pertemuan atau perpisahan? Mana yang lebih menyakitkan? Pertemuan adalah awal dari sebuah perpisahan Dan perpisahan adalah akhir dari sebuah pertemuan Keduanya memang sama-sama menyakitkan Ketika fajar mengawali sebuah pertemuan Dan senja mengakhiri sebuah perpisahan Hanya malam yang semata menjadi kenangan Hingga kembalinya fa...

Kehilangan

Ada banyak hal di dunia ini yang menyenangkan Yang banyak orang dapat merasakan Namun tak sedikit juga hal yang menyedihkan Yang menimbun sakit di atas kebahagiaan Hingga tak sadar apa yang sedang terjadi Seketika air mata membasahi kedua pipi Hati yang terasa begitu tersakiti Oleh semua peristiwa yang dialami Ya, kehilangan.... Mungkin akan terasa sangat berat untuk yang merasakan Seperti hati yang terpotong beriris-irisan Bahkan tak semudah membalikkan kedua telapak tangan Ketika ada hal yang harus kita relakan Walau hati tak kuat untuk menahan Hingga sakit yang membutuhkan waktu lama untuk disembuhkan Namun semua itu tidak dapat dipaksakan Mungkin tak banyak waktu yang pernah didapat Hanya memori yang masih teringat Dari kedua hati yang pernah terikat Untuk rasa yang menjadi waktu, dan hati yang menjadi tempat

Love At The First Sight

Ketika pertama kali ku melihatmu Tak banyak yang dapat terucap dari mulutku Hanya sedikit kata yang keluar dari hatiku Bisakah ku berkenalan denganmu? Mata yang tak berhenti memandang Mulut yang berbisik sembari bergumang Seketika otak dan hati berbincang Tentang wanita bak bidadari surga yang terbang Tubuh pun seketika diam sejenak Tak ada sedikitpun tubuh yang bergerak Tangan yang lemas seperti tergeletak Dan jantung yang dengan keras berani berdetak Hati merasakan ketenangan yang berbeda Otak yang tak henti-hentinya bertanya Jantung yang berdebar dengan kencangnya Apakah ini yang dinamakan cinta pada pandangan pertama? Namun entah rasa ini sampai kapan Akankah sesaat atau hingga nanti ditakdirkan? Akankah pula ini awal dari sebuah perjalanan? Ataukah menjadi akhir dari sebuah pertemuan? Semua tidak ada yang tahu Hingga saat tibanya waktu Untuk dua insan saling bertemu Atas izin Tuhan Yang Maha Penentu

Our Destiny

Kulalui hari-hari seperti biasa Tak peduli apa yang akan terjadi didepan sana Yang ku pedulikan hanya langkahku menuju cita-cita Yang hingga saat ini belum dapat ku menggapainya Banyak hal yang ingin aku dapatkan Banyak hal yang menjadi tujuan Tak takut ada berapa banyak rintangan Karena semua itu demi masa depan Terkadang otak mulai terhenti Untuk berpikir apa yang sedang dialami Hingga kaki tak sanggup lagi untuk berdiri Namun hati yang tak pernah berhenti untuk peduli Tak sedikit yang mengatakan Menunggu itu melelahkan Namun tanpa menunggu kita tak akan pernah tau yang namanya proses kenikmatan Tanpa menunggu kita tak akan pernah bisa belajar untuk sabar dan mengikhlaskan Tak banyak yang dapat dilakukan Karena semua sudah diatur oleh Tuhan Hingga waktu-waktu ke depan Sampai takdir dan kita dipertemukan

LDR

Untuk kamu yang sedang mengalami situasi ini Yang mungkin terasa berat untuk dilalui Antara dua hati Yang sedang berada ditempat yang jauh nan sunyi Jarak dan waktu yang menjadi penunda pertemuan Ketika dua insan yang sedang memendam kerinduan Akan terasa sangat berat untuk dijalankan Hanya sabar yang menjadi hal paling nyaman Bahkan langit dan bumi Yang tak dapat menyatukan hati Namun keduanya tetap saling mengisi Seluruh kehidupan di alam semesta ini Tak banyak yang dapat dilakukan untuk kerinduan itu Cukup menunggu menunggu dan menunggu Hingga tiba waktu Untuk keduanya saling bertemu Bersabarlah dengan doa Dan beraamiin lah untuk mewujudkannya

Impian Angin

Ku tatap jalanan di kota Mengendarai kendaraan beroda dua Sembari menikmati sumilir angin senja Yang selalu menyejukkan jiwa Ku tatap pemandangan di sepanjang jalan Sembari bertanya apa yang sedang dipikirkan? Dan seketika diriku pun berangan-angan Akankah semua impianku menjadi kenyataan? Mentari senja pun ikut menjawab semua pertanyaanku Untuk tetap sabar menunggu Berusaha semampuku Supaya impian dapat tercipta dalam satu waktu Lampu-lampu kota yang menerangi sepanjang jalan Mengingatkanku akan banyak hal yang sedang aku pikirkan Banyak rintangan yang harus dilalui Untuk menggapai semua mimpi Tetap selalu berdiri Demi orang-orang yang terkasihi