Postingan

Takdir Dan Harapan

Terkadang semua yang kita harapkan Semua yang kita inginkan Semua yang kita nantikan Belum tentu akan menjadi sebuah kenyataan Karena takdir yang menjawab semuanya Sedangkan kita tak bisa apa-apa Hanya menunggu untuk saatnya tiba Sembari mengikuti alur yang ada Apakah itu mungkin sakit? Tentu iya Ataukah ada bahagia untuk kembali bangkit? Mungkin hanya butiran-butiran kebahagiaan yang masih tersisa Kuat untuk sakit Bahagia untuk masa depan Semangat untuk terus bangkit Dan berusaha untuk menggapai harapan

Merelakan

Saat yang menyakitkan Adalah ketika menatap kepergian Oleh tangan yang perlahan melepas genggaman Dari seseorang yang selalu ingin bertahan Waktu berharga yang kini telah binasa Karena hati yang hancur dengan begitu dahsyatnya Tanpa ada sedikitpun kepingan rasa yang tersisa Termasuk jiwa yang seketika terasa hampa Ingin rasanya ku kembali ke masa dimana ku menemukan kebahagiaan Yang ku kira semua itu adalah anugerah dari Tuhan Dan takkan pernah berubah menjadi kesedihan Namun kenyataannya takdir sudah mengirimkan jawaban Semua jawaban itu berujung pada perpisahan Dimana kita dipaksa untuk merelakan Oleh sesuatu yang takkan pernah kembali lagi ke dalam pelukan Dan ikhlas yang menjadi satu-satunya pilihan

Kita Berbeda

Seseorang pernah berkata kepadaku "Perbedaan tak akan mungkin bisa menyatu" Walaupun kita sama-sama tahu Tuhan memanglah satu Akankah kita menyalahkan perasaan ini? Atau bahkan waktu yang kala itu datang menghampiri? Semua itu hanya semata sebuah asumsi Yang kala itu otak sedang tidak sejalan dengan hati Beribu-ribu kata yang terucap dari lisan Bak butir pasir yang ada di bibir lautan Melalui setiap doa yang dipanjatkan Karena hanya Dia Yang Maha Mendengarkan Sujud adalah caraku untuk menyampaikan aamiin ku Dan genggaman tanganmu adalah caramu menyampaikan aamiin mu Akankah takdir mendengarkan aamiin kita? Kuharap jawabannya adalah iya Karena jawaban itu adalah suatu kebahagiaan Bagi ketulusan dua insan yang sedang berangan-angan Ibarat bumi yang disinari matahari dari luar angkasa Dan bulan yang muncul menjadi penerang dikala gelap gulita Hingga saat dua iman yang berbeda Mengharapkan aamiin mereka selalu berjalan bersama

Tidak Ada

Teruntukmu yang sedang kurindu Yang sering kali terbayang di benakku Izinkan aku bertanya padamu Apa kabar hari-harimu? Tak banyak yang bisa ku lakukan Merindukanmu yang satu-satunya menjadi alasan Diam bersama rasa yang tetap bertahan Dan doa yang senantiasa ku panjatkan Hanya malam yang dapat menjadi penenang Bersama bulan yang memantulkan cahaya terang Dihiasi jutaan keindahan bintang Dikala hati terasa bimbang Sedih yang tak memerlukan air mata Yang menuntutmu menenangkan jiwa Cukup hati yang sesak sebagai pengganti air mata Dan air hujan yang turun menjadi lambang kesedihannya Hingga akhirnya ku terdiam Mulutku terbungkam Dan berkata di lubuk hatiku yang terdalam "Nothing can i do"

Pendatang

Ku hanyalah pendatang Yang tak sengaja singgah di suatu tempat Hanya untuk sekedar beristirahat Sembari duduk menghilangkan rasa penat Ku hanyalah pendatang Yang tak sengaja menemukan kenyamanan Di suatu tempat peristirahatan Yang entah mampu singgah hingga kapan Ku hanyalah pendatang Yang tersesat di gelapnya malam hari Bukan matahari Melainkan bulan untuk penerang di kala sendiri Ku hanyalah pendatang Yang tak dapat memaksa waktu untuk terus bergerak Yang membuatku diam dalam benak Hingga membuatku merasakan sesak Atas nama cinta Izinkan ku mengungkapkan semuanya Aku, kamu, dan kita Untuk menua bersama hingga maut memisahkannya

Terima Kasih Rindu

Malam yang tampak sunyi Hanya bulan dan bintang yang selalu menerangi Menemani malam yang sepi Yang sejenak hadir membawa mimpi T erdengar suara hujan turun Suara merdu yang kian mengalun Air yang jatuh beruntun Membuat makhluk hidup di bumi ini terbangun Seketika tubuh ini diam membeku Tanpa sepatah kata pun keluar dari mulutku Hanya hati dan pikiran yang kala itu menyatu Apakah aku sedang merindu? Pertanyaan yang mungkin tak dapat terjawab oleh diri sendiri Namun hati dapat merasakan kehadiran ini Hingga air mata mengalir deras di pipi Mengingat sosok yang sangat dinanti Terimakasih untuk malam yang menemani Suara hujan yang menjadi penghibur di kala sepi Dan ku sampaikan salam untuk rindu Untuk diizinkan kedua insan saling bertemu

Happy Birthday

Selamat ulang tahun untuk kamu yang sedang menjalani kehidupan Yang tetap hidup di dalam senyuman Melangkah maju ke depan Mengikuti jalan menuju pada harapan Selamat ulang tahun untuk kamu yang sedang merasakan kebahagiaan Tanpa memikirkan apa itu arti kesedihan Hanya tawa yang satu-satunya menjadi alasan Mengapa saat ini tidak ada kesedihan Selamat ulang tahun untuk kamu yang sedang bersuka cita Bersenang-senang menikmati hari yang begitu istimewa Hari saat bertambahnya usia Bersama orang-orang yang dicinta Hanya doa dan harapan yang dapat dipanjatkan Untuk sehat dan usia yang dipanjangkan Bertambahnya tahun di mata manusia Berkurangnya waktu di mata Sang Pencipta Selamat menjadi orang yang lebih dewasa Menjadi pribadi yang lebih berlogika Only one thing i can say for you "Happy birthday to you"